Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Disdikpora Banda Aceh

Berdasarkan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2008, maka Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Banda Aceh memiliki Struktur Organisasi yang terbentuk dalam Susunan dan Kedudukan sebagai berikut :

(1) Susunan Organisasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, terdiri dari :

1. Kepala Dinas;
2. Sekretariat;
3. Bidang Pendidikan Pra Sekolah, Dasar dan Lanjutan;
4. Bidang Pendidikan Menengah;
5. Bidang Pendidikan Luar Biasa dan Luar Sekolah;
6. Bidang Pemuda dan Olah Raga;
7. Bidang Program, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan;
8. UPTD; dan
9. Kelompok Jabatan Fungsional

(2) Sekretariat, terdiri dari :

1. Subbagian Umum;
2. Subbagian Kepegawaian; dan
3. Subbagian Keuangan.

(3) Bidang Pendidikan Pra Sekolah, Dasar dan Lanjutan, terdiri dari :

1. Seksi Sarana dan Prasana;
2. Seksi Pengembangan Kurikulum; dan
3. Seksi Pengembangan Tenaga Pendidik dan Kesiswaan.

(4) Bidang Pendidikan Menengah terdiri dari:

1. Seksi Sarana dan Prasarana;
2. Seksi Pengembangan Kurikulum; dan
3. Seksi Pengembangan Tenaga Pendidik dan Kesiswaan.

(5) Bidang Pendidikan Luar Biasa dan Luar Sekolah terdiri dari:

1. Seksi Sarana dan Prasarana;
2. Seksi Pendidikan Luar Biasa; dan
3. Seksi Pendidikan Luar Sekolah.

(6) Bidang Pemuda dan Olah Raga terdiri dari:

1. Seksi Pemuda;
2. Seksi Olah Raga; dan
3. Seksi Sarana dan Prasarana.

(7) Bidang Program, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan terdiri dari:

1. Seksi Data dan Informasi;
2. Seksi Penyusunan Program; dan
3. Seksi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan.

(8) UPTD terdiri dari:

1. UPTD Suku 1;
2. UPTD Suku 2
3. UPTD Sanggar Kegiatan Belajar;
4. UPTD Tekkomdik; dan
4. UPTD BLUD SMK 1, 2 dan 3.

Struktur Organisasi

BANDA ACEH - Tadi malam (17/09/2014) Lomba Debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional (LDBI) atau National Schools Debating Championship (NSDC) secara resmi dibuka oleh Direktur Pembinaan SMA Nasional, Bapak Haris Iskandar, Ph.D, dengan diiringi pemukulan Rapa'i bertempat di aula hotel Hermes Palace Kota Banda Aceh.

Pada sambutan Gubernur Aceh yang diwakilkan oleh Asisten I, Bapak Iskandar A. Gani, beliau mengharapkan dengan diadakannya kompetisi tersebut siswa-siswa khususnya siswa SMA di Aceh dapat meningkatkan kemampuan berbahasa mereka guna melahirkan wakil dari Aceh yang akan mengikuti Kompetisi yang serupa di tingkat Nasional maupun Internasional mendatang.

Laporan panitia dibacakan oleh Bapak Hari Soegiarto, M.Si yang menjelaskan tujuan diadakannya LDBI tersebut guna memperluas wawasan siswa agar mampu bersaing didalam kompetisi dan komunikasi serta melatih agar siswa terbiasa menyampaikan pendapat mereka yang bersifat sportif guna menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas.

LDBI diikuti oleh 99 siswa peserta dan 33 guru pendamping yang merupakan perwakilan dari 33 provinsi dari seluruh Indonesia. LDBI akan berlangsung dari tanggal 16-22 September 2014. Adapun tim juri terdiri dari beberapa akademisi dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan guru yang telah memenuhi syarat akreditas.

LDBI akan menyeleksi peserta yang nantinya akan memilih juara tim dan 15 best speaker guna mewakili Indonesia di lomba debat bahasa inggris tingkat Internasional pada bulan Februari 2015 di Singapora. LDBI untuk pertama kalinya diadakan di luar pulau Jawa, dan Provinsi Aceh menjadi tuan rumah pertama di luar Pulau Jawa.

(M. Razzi Reanaldi)