Berita Disdikpora Banda Aceh

Lokasi Kami

Beranda

Banda Aceh - Ribuan pelajar, pegawai negeri (PNS) seluruh SKPA kota Banda Aceh, dan masyarakat Kota Banda Aceh menggelar aksi kemanusiaan untuk warga Gaza, Palestina, yang menjadi korban kekejaman agresi militer Zionis Israel. Aksi dipusatkan di Jl. Tgk HM Daud Beureueh,simpang lima, Banda Aceh, Rabu (23/7) yang dimulai dari pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.30 WIB. Meski terik matahari membakar kulit para demonstran, namun jalan Tgk Daud Beureueh tetap terlihat padat hingga 200 meter dari tugu Simpang Lima .Aksi damai ini juga dihadiri beberapa pejabat Aceh, diantaranya Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal, Ketua DPRK Banda Aceh Yudi Kurnia,Bapak Drs. Ramli Rasyid selaku koordinator dan para anggota DPRK serta pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh lainnya. Dalam orasinya, Illiza atas nama Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Banda Aceh mengutuk keras aksi militer yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Dengan suara yang lantang, Illiza menyerukan kepada warganya untuk terus berdoa dan mendonasikan harta yang dimiliki untuk disumbangkan ke Palestina. “Mereka butuh makan, obat-obatan dan kebutuhan dasar lainnya. Mereka tidak memiliki apa-apa saat ini. Mari kita infaqkan harta kita untuk saudara seiman kita yang saat ini sangat menderita” ajak Illiza dengan suara lantang dan disambut teriakan "Allahuakbar" oleh warganya. “Kemana PBB. PBB sepertinya tidak peduli dengan bencana kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina. Karena itu, mari bersama-sama kita membantu rakyat Palestina,” kata Hj Illiza Saaduddin Djamal. Aksi yang digelar selama 3 jam lebih ini mampu mengumpulkan bantuan sebesar Rp 140 jutaan. Jumlah ini diumumkan pemandu acara, Farid Nyak Umar sesaat setelah acara selesai. Sumbangan ini diberikan oleh seluruh elemen yang hadir pada aksi tersebut, yakni masyarakat umum, ormas, organisasi kepemudaan hingga forum lintas agama yang juga ikut mengutuk aksi militer Israel ke Gaza. Sementara beberapa hari sebelumnya, dari sumbangan para guru dan siswa di seluruh Banda Aceh terkumpul sekitar Rp 524 juta.

Wahyu N Saputra